Kegiatan Memperingati Maulid Nabi 12 Rabiul Awal 1447 H - Zahra Humaira 8B, Absen 33
Maulid Nabi 1447 H di SMP Labschool Jakarta: Meneladani Akhlak Rasul, Menguatkan Karakter Siswa
Suasana religius dan penuh kehangatan menyelimuti SMP Labschool Jakarta ketika seluruh civitas sekolah memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah, pada tanggal 19 Oktober 2025. Kegiatan yang dilangsungkan di aula sekolah ini diikuti oleh para siswa, guru, tenaga kependidikan, dan beberapa tamu undangan. Momen ini tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, tetapi juga wadah penting dalam membentuk karakter peserta didik melalui keteladanan akhlak Rasulullah SAW.
Nilai-Nilai Maulid Nabi dalam Pembentukan Pribadi Remaja
Peringatan Maulid Nabi memiliki arti yang mendalam dalam konteks pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda. Bukan sekadar mengenang kelahiran Rasulullah SAW, kegiatan ini menjadi pengingat akan perjuangan dan akhlak mulia beliau yang relevan sepanjang zaman.
Di masa remaja seperti usia SMP, siswa berada pada titik awal pembentukan jati diri. Karenanya, mengenalkan keteladanan Nabi Muhammad SAW—sebagai sosok yang jujur, amanah, sabar, dan penuh kasih sayang—menjadi langkah penting dalam membangun karakter yang tangguh dan berakhlak mulia.
Dalam sambutannya, Kepala SMP Labschool Jakarta, Ibu Yati, menekankan bahwa Maulid Nabi bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan momentum introspeksi dan pendidikan akhlak.
“Rasulullah adalah contoh terbaik bagi umat manusia. Akhlaknya adalah Al-Qur’an. Melalui peringatan Maulid ini, saya berharap anak-anak bisa meneladani akhlak Rasul dalam keseharian mereka, baik di sekolah, rumah, maupun lingkungan sekitar,” tutur beliau di hadapan peserta.
Semangat Kolaborasi dalam Persiapan Acara
Beberapa hari sebelum peringatan, seluruh elemen sekolah bahu membahu mempersiapkan acara. OSIS, Rohis, guru, dan staf sekolah bersinergi dalam menyiapkan perlengkapan, dekorasi, dan susunan acara. Dekorasi aula didesain bernuansa Islami, dipenuhi dengan hiasan kaligrafi, ornamen hijau-putih, serta spanduk besar bertuliskan tema kegiatan.
Pada pagi hari tanggal 19 Oktober, suasana di sekolah tampak berbeda. Siswa-siswi datang dengan pakaian muslim terbaik mereka—para siswi tampil anggun dengan gamis dan kerudung rapi, sementara siswa mengenakan baju koko dan peci.
Beberapa guru dan panitia menyambut peserta di pintu aula dengan senyuman ramah, sementara tim dokumentasi dari OSIS menyiapkan kamera untuk mengabadikan setiap momen penting acara. Semua berjalan dengan penuh semangat dan kekompakan.
Pembukaan Acara dan Lantunan Ayat Suci Al-Qur’an
Tepat pukul 07.30 WIB, acara resmi dibuka oleh dua pembawa acara dari OSIS yang membawakan suasana dengan antusias dan sopan. Pembukaan dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh salah satu anggota Rohis, yang melantunkan surat Al-Ahzab dengan suara merdu dan penuh penghayatan.
Suasana menjadi hening dan khidmat. Setiap peserta tampak larut dalam suasana religius yang mendalam, menjadikan awal kegiatan ini benar-benar bermakna.
Sambutan Kepala Sekolah dan Ketua BPS
Setelah pembukaan, sambutan pertama disampaikan oleh Kepala Sekolah, Ibu Yati, yang menyampaikan rasa syukurnya atas terselenggaranya kegiatan ini.
“Di era yang penuh tantangan ini, penting bagi kita semua—terutama anak-anak muda—untuk memiliki pegangan hidup. Dan tidak ada panutan terbaik selain Rasulullah SAW. Mari kita jadikan Maulid ini sebagai titik tolak untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” pesannya.
Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Bapak Joko, Ketua BPS SMP Labschool Jakarta. Ia mengapresiasi kerja keras panitia dan menyampaikan bahwa kegiatan Maulid ini menjadi bagian penting dari pendidikan karakter siswa.
“Ilmu pengetahuan itu penting, tapi akhlak mulia adalah fondasinya. Tanpa akhlak, ilmu bisa jadi bumerang. Karena itu, melalui acara ini, semoga nilai-nilai kebaikan Nabi bisa terus kita hidupkan dalam diri,” ungkapnya.
Tausiyah Inspiratif Bersama Ustadz Dimas Adista
Sesi inti dari kegiatan ini adalah ceramah agama yang disampaikan oleh Ustadz Dimas Adista, seorang dai muda yang dikenal dengan gaya ceramahnya yang komunikatif dan menyentuh. Mengangkat tema “Meneladani Semangat Juang dan Akhlak Rasulullah di Era Modern”, tausiyah tersebut dikemas dengan bahasa ringan, namun kaya pesan moral.
Beliau memulai ceramah dengan menyampaikan kisah Perang Badar, salah satu peperangan besar umat Islam yang terjadi di tahun ke-2 Hijriah. Ustadz Dimas menyoroti keberanian dan keimanan para sahabat Nabi yang berjuang walau jumlah mereka sedikit. Ia kemudian menyambungkan pesan tersebut dengan tantangan yang dihadapi siswa zaman sekarang.
“Dulu Rasulullah dan para sahabat berjuang dengan pedang di medan perang. Hari ini, kalian para pelajar berjuang dengan buku dan semangat di medan ilmu. Jangan sepelekan perjuangan itu, karena itulah jihad kalian hari ini,” jelas Ustadz Dimas dengan penuh semangat.
Selanjutnya, beliau menyampaikan kisah Perang Uhud, yang memberikan pelajaran penting tentang disiplin dan ketaatan terhadap pemimpin. Dari peristiwa tersebut, beliau mengajak siswa untuk taat kepada guru, orang tua, dan aturan sekolah—karena dari ketaatan lahir keberkahan.
Tak hanya berbicara soal sejarah, Ustadz Dimas juga banyak menyoroti kehidupan remaja zaman sekarang. Ia membahas bagaimana Rasulullah SAW menjadi pribadi yang sabar menghadapi hinaan, tidak mudah marah, dan selalu membalas keburukan dengan kebaikan.
“Remaja zaman sekarang diuji dengan media sosial, pergaulan, dan kemalasan. Tapi ingat, Rasulullah selalu sabar dan konsisten dalam kebaikan. Kalian juga bisa seperti beliau, asal ada niat dan kemauan,” lanjutnya.
Tausiyah yang berdurasi hampir satu jam ini berlangsung sangat interaktif. Ustadz Dimas menyelingi ceramah dengan humor ringan dan tanya jawab spontan. Beberapa siswa bahkan terlihat sibuk mencatat poin-poin penting yang disampaikan.
Sesi Tanya Jawab dan Respons Peserta
Setelah tausiyah, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab terbuka. Beberapa siswa dengan antusias mengacungkan tangan, mengajukan pertanyaan seputar cara menjaga semangat belajar, bagaimana menghadapi teman yang suka mengejek, dan bagaimana menjadi muslim yang kuat di lingkungan sekolah.
Ustadz Dimas menjawab satu per satu dengan penuh kesabaran. Ia menyampaikan bahwa menjadi muslim yang baik di masa kini memang tidak mudah, namun justru di situlah nilai perjuangan kita sebagai umat Rasulullah.
“Kalau kalian bisa sabar, jujur, dan rajin belajar di zaman penuh tantangan ini, maka kalian sudah termasuk pejuang. Dan pejuang itu mulia di sisi Allah,” tuturnya.
Sesi ini menjadi momen reflektif sekaligus membangkitkan motivasi bagi banyak siswa. Bahkan beberapa guru mengaku terharu melihat semangat para siswa yang aktif dan penuh semangat mengikuti acara dari awal hingga akhir.
Doa Bersama dan Penutupan
Menjelang siang, acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin kembali oleh tim Rohis. Suasana aula kembali hening. Para siswa dan guru menundukkan kepala, menyimak setiap lantunan doa yang dipanjatkan dengan penuh harap. Doa tersebut tidak hanya memohon keberkahan atas kegiatan Maulid, tapi juga untuk kemajuan sekolah dan kesuksesan seluruh siswa.
Setelah doa, panitia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah menyukseskan acara. Sebelum meninggalkan aula, siswa mendapatkan konsumsi ringan dan beberapa membawa pulang catatan dari ceramah Ustadz Dimas yang mereka tulis sendiri.
Kesimpulan: Maulid sebagai Pilar Pembentukan Karakter Islami
Peringatan Maulid Nabi SAW di SMP Labschool Jakarta pada 19 Oktober 2025 tidak hanya sukses secara teknis, tetapi juga meninggalkan kesan mendalam bagi para peserta. Acara ini menjadi bukti bahwa kegiatan keagamaan di sekolah dapat dikemas dengan menarik, bermakna, dan berdampak langsung pada pembentukan karakter siswa.
Keteladanan Rasulullah SAW—baik
mantap
BalasHapusi love u zahra
BalasHapusArtikel ini sangat bermanfaat!
BalasHapussangat bermanfaat dan keren wow
BalasHapusi love u zahra = artikelnya bermanfaat sekali
BalasHapusTerima kasih sudah berbagi artikel yang sangat inspiratif tentang Maulid Nabi Muhammad SAW.
BalasHapuskeren
BalasHapusmasyaallah
BalasHapusbagus
BalasHapuskereeen
BalasHapusfaiqa
BalasHapusmaksudnya apa ya😊
Hapuskeren wowwww
BalasHapusmantapp
BalasHapuskerennn
BalasHapuswahh inspiratif bgttt, kerennn
BalasHapuskerennn
BalasHapus